Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Jawa Barat Berlangsung Lancar

Senin, 2 Mei 2022 17:47 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat salat Idulfitri 1443 Hijriyah di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Senin (2/5/2022).

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat salat Idulfitri 1443 Hijriyah di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Senin (2/5/2022).

    INFO JABAR – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pelaksanaan salat Idul Fitri 1443 H di 27 daerah se-Jawa Barat berlangsung lancar. Baik itu yang menyelenggarakan di masjid ataupun lapangan terbuka.

    "Pelaksanaan dari laporan sampai ke pagi ini berlangsung dengan lancar di 56.000 tempat salat yang terdaftar, baik di lapangan, masjid, maupun di tempat-tempat yang sudah disiapkan," kata Ridwan, Senin 2 Mei 2022.

    Termasuk, Ridwan melanjutkan, saat pelaksanaan malam takbir di Jabar pun terpantau dengan kondusif. “Sesuai dengan arahan tidak ada dinamika-dinamika. Alhamdulillah, sampai tadi malam di 27 Kabupaten/ Kota malam takbiran berlangsung aman dan nyaman,” katanya.

    Dia pun mengaku terharu karena dapat kembali menjalani salat Idulfitri 1443 Hijriyah di Lapangan Gasibu, Kota Bandung. Meskipun dihadiri ribuan masyarakat, salat Idul Fitri dilaksanakan dengan disiplin dan protokol kesehatan yang ketat.

    Penuhnya Lapangan Gasibu oleh masyarakat yang melaksanakan salat Idulfitri, membuat Ridwan Kamil turut bahagia. "Saya sungguh terharu, pertama setelah dua tahun tidak salat Idul Fitri di tempat terbuka karena dua tahun (salat Idul Fitri) di rumah dinas terus. Bahagia melihat Gasibu penuh banget, menandakan kerinduan masyarakat, mensyukuri nikmat Allah SWT," kata dia berdasarkan rilis resmi tim Humas Jabar.

    Ridwan pun menyampaikan maaf bilamana telah banyak melakukan kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja selama setahun terakhir. “Kami menghaturkan Selamat Idul Fitri 1443 Hijriah, atas nama pribadi, keluarga dan Pemprov Jabar menghaturkan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya masyarakat Jawa Barat dan Indonesia pada umumnya, jika kami ada kekurangan dan kekhilafan mohon dibukakan pintu maaf yang seluas luasnya.” (*)




     
    Selengkapnya