Jawa Barat Tetapkan Masuk Sekolah 12 Mei

Jumat, 6 Mei 2022 13:16 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • INFO JABAR- Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jabar menetapkan perpanjangan libur Lebaran selama tiga hari. Pelajar SMA, SMK, dan SLB di Jabar mulai masuk sekolah pada 12 Mei 2022. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, pada Kamis, 5 Mei 2022.

    "Pemda Provinsi Jabar mengeluarkan kebijakan, khususnya di lingkungan Dinas Pendidikan untuk mengantisipasi kemacetan. Pak Gubernur memberikan kebijakan masuk sekolah pada hari Kamis (tanggal 12 Mei 2022)," kata Uu.

    Uu pun mengimbau para bupati dan wali kota di setiap daerah memperhatikan kebijakan tersebut. Penundaan jadwal masuk sekolah tersebut diharapkam diikuti tingkatan sekolah lainnya mulai dari SD hingga SMP. 

    "Sehingga keluarga yang masih di kampung halaman supaya tidak bingung. Kami yakin para keluarga tak hanya anak SMA, tapi ada pula SD supaya antara anak SD, SMP, semuanya seragam masuk pada hari Kamis," ujarnya. 

    Terdapat dua provinsi lainnya di Pulau Jawa yang juga menerapkan kebijakan serupa. Dua provinsi itu yaitu, DKI Jakarta dan Banten. Keputusan diambil berdasarkan hasil koordinasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI. 

    Uu ingin penundaan jadwal masuk sekolah bagi pelajar ini disosialisasikan di Kabupaten Kota lainnya di Jabar, maka perlu dukungan dari para Bupati dan Wali Kota. 

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah mengimbau masyarakat untuk menghindari puncak arus balik, maka kesepakatan penundaan jadwal masuk sekolah juga dilakukan menindaklajuti arahan dari Presiden RI. Sehingga diambil keputusan bahwa jadwal kembali masuk sekolah pada 12 Mei 2022. 

    Dengan demikian para siswa dan tenaga kependidikan di Jabar dapat lebih santai dan tidak melakukan perjalanan di puncak arus balik, karena diprediksi puncak arus balik akan terjadi antara tanggal 6 - 8 Mei 2022. 

    Uu mendoakan para siswa dan tenaga kependidikan yang melaksanakan mudik agar selamat di perjalanan, sehingga dapat kembali beraktivitas seperti biasa. "Untuk mengurai kemacetan yang terfokus  masuk kerja hari Senin, mereka bisa berangkat dari tempat mudiknya lebih santai. Harapan kami hal ini diikuti oleh Bupati /Wali Kota," kata dia. (*)




     
    Selengkapnya