Pemprov Jabar Gelar Vaksinasi Tahap II

oleh:

TEMPO.CO

Jumat, 19 Februari 2021 10:08 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Jabar Marion Siagian. (Foto: Aldien/Humas Jabar).

    Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Jabar Marion Siagian. (Foto: Aldien/Humas Jabar).

    INFOJABAR-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melakukan berbagai upaya guna memuluskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap II dengan sasaran pelayanan publik dan lansia. Salah satunya melalui penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).

    Ada 11.000 tenaga vaksinator yang disiapkan untuk vaksinasi tahap II.  "Sesuai dengan kebutuhan saat vaksinasi berlangsung," ujar Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jabar Marion Siagian berdasarkan rilis resmi tim Humas Jabar.

    Selain itu, pihaknya juga berupaya memperkuat data sasaran dengan melibatkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten/kota. Semua perangkat daerah, instansi, dan lembaga, pun diminta mendaftarkan anggotanya.

    Divisi Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19  Jabar juga sedang menyiapkan tempat penyimpanan vaksinasi untuk distribusi tahap II bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kota. "Metode pelayanan vaksinasi juga sedang disiapkan. Baik itu di fasyankes, instansi masing-masing yang memiliki fasyankes atau pos kesehatan, vaksinasi massal, ataupun mobile vaksinasi," katanya. 

    Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap II di Jabar, mencapai 6.558.526 orang dan akan dilakukan di 27 kabupaten kota.  "Hingga saat ini, kami belum mendapatkan angka yang pasti dari pemerintah pusat terkait alokasi vaksin Covid-19 per kabupaten/kota," katanya. 

    Untuk kelompok lansia yang menjadi sasaran vaksinasi tahap II, ada tahapan skrining dengan memeriksa dan menanyakan riwayat kesehatannya. Yang mendapatkan suntikan vaksin adalah lansia yang sehat ataupun yang terkontrol komorbidnya. 

    Menurut Marion, pihaknya juga mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi bagi SDM Kesehatan.  Jumlah total sasaran tenaga kesehatan dan tenaga penunjangnya di 27 kabupaten/ kota di Jabar sebanyak 181.701 sasaran.

    Per 17 Februari 2021, umlah sasaran nakes dan tenaga penunjangnya di 27 kabupaten/kota yang sudah divaksinasi dosis 1 sebanyak 157.914 sasaran (86,91 persen) dan dosis 2 sebanyak 64.285 orang (35,38 persen). 

    Sedangkan, dosis 1 yang ditunda sebanyak 20.804 orang (11,45 persen) dan  dosis 2 yang ditunda sebanyak 2.483 orang (1,37 persen). Cakupan vaksinasi tertinggi dosis 1 berada di Kota Banjar, di mana cakupan vaksinasi Covid-19 sebesar 117,83 persen dan dosis 2 berada di Kota Cimahi sebesar 67,79 persen. 

    Marion mengimbau kepada pemerintah kabupaten/kota untuk menggelar vaksinasi massal. Tujuannya agar vaksinasi dengan sasaran SDM Kesehatan selesai tepat waktu. "Pemerintah kabupaten/kota dapat bekerja sama dengan Rumah Sakit, Poltekkes, KKP, dan organisasi profesi, agar dapat menggelar vaksinasi massal," katanya.