Aplikasi Pikobar Mudahkan Nakes Jabar Ajukan APD

oleh:

TEMPO.CO

Jumat, 19 Februari 2021 12:44 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampilan aplikasi Pikobar pada gawai pengguna (foto:Humas Jabar)

    Penampilan aplikasi Pikobar pada gawai pengguna (foto:Humas Jabar)

    INFOJABAR-Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) merespon kekhawatiran tenaga kesehatan (nakes) terkait kelangkaan alat kesehatan. Situasi ini tidak hanya dapat menjadi halangan dan menghambat pelayanan medis, namun berpotensi menyebabkan nakes dan petugas kesehatan ikut terpapar saat bertugas. 

    Untuk menyikapi hal itu, kini nakes di fasyenkes maupun dinas kesehatan kabupaten/kota di Jabar dapat mengajukan permohonan bantuan alat kesehatan melalui fitur logistik di Aplikasi Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar). 

    Sampai saat ini, Pikobar sudah menerima sekitar 750 permohonan dari rumah sakit rujukan dan nonrujukan, puskesmas, klinik, dan instansi lainnya di Jabar Distribusi alat kesehatan ke daerah maupun fasyankes kian mudah dengan fitur ini.

    “Koordinasi antar organisasi perangkat daerah pemangku logistik Covid-19 menjadi lebih mudah dilakukan dengan adanya Pikobar," ujar Koordinator Sub Divisi Logistik Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jabar Sri Endang Marwati bedasarkan rilis resmi tim Humas Jabar.

    Sri Endang memastikan, saat ini permohonan logistik Covid-19 dari seluruh rumah sakit, puskesmas, klinik maupun instansi lainnya di 27 daerah di Jabar dengan cepat dan transparan bisa ditindaklanjuti. Dengan proses pendataan dan pengajuan yang lebih mudah, kini nakes bisa melacak status permohonan logistik yang diajukan, mengetahui daftar logistik yang tersedia, dan melaporkan penerimaan dan penggunaan. 

    Hingga saat ini satgas Penanganan Covid-19 Jabar sudah menyalurkan lebih dari 1 juta masker medis dan perlengkapan APD set lainnya ke berbagai rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan di Jabar.

    Nakes yang hendak mengajukan kebutuhan logistik dapat memilih fitur logistik dalam aplikasi Pikobar. Selain itu, dapat mengakses langsung laman Logistik Pikobar. Permohonan logistik via Aplikasi Logistik Pikobar juga dilengkapi ketersediaan hotline logistik untuk melayani aduan maupun pertanyaan dari pemohon. 

    Kepala Bidang P2PM Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta Meisera Pramayanti mengatakan, fitur logistik dalam aplikasi Pikobar sangat memudahkan pihaknya mengatasi kesulitan penyediaan alat kesehatan bagi nakes. “Kami sangat bersyukur dengan Aplikasi Logistik Pikobar ini karena sangat membantu kami saat kesulitan mencari bantuan logistik, proses pengajuannya cepat dan mudah,” katanya. 

    Selain untuk penyaluran bantuan logistik yang lebih transparan, kini Aplikasi Pikobar 2.4 yang dirilis pada Februari 2021 dilengkapi ragam fitur pendukung kedaruratan pandemi, Cakupannya meliputi notifikasi zona risiko, cek fakta berita lewat fitur Saber Hoaks, perbaikan tampilan UI, dan tab pencarian yang memudahkan pengguna menjelajahi informasi terkini soal Covid-19.