Pemprov Jabar Minta Dukungan Kemenparekraf untuk KEK Lido

oleh:

TEMPO.CO

Selasa, 23 Februari 2021 14:50 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • INFOJABAR-Kawasan ekonomi kreatif (KEK) Lido di Kabupaten Bogor dinilai bakal menjadi angin segar untuk mendongkrak sektor pariwisata, khususnya di Jawa Barat. Selain itu, kawasan tersebut juga berpotensi membuka ratusan ribu lapangan kerja baru. 

    Untuk merealisasikan hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan berkolaborasi. Hal itu dipertegas dengan kunjungan Menparkeraf Sandiaga Uno di Gedung Pakuan Bandung, Senin 22 Februari 2021.   

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap Menparekraf dapat mendukung pariwisata sebagai lokomotif ekonomi di era pandemi seperti yang saat ini dijalankan Jabar. “Mudah-mudahan bisa didukung dari skala promosi desa sampai infrastruktur. Sampai hari ini berita terbaik datang dari KEK pertama pariwisata di Jabar adalah di Lido,” ujar Ridwan Kamil berdasarkan rilis resmi tim Humas Jabar. 

    Grand design pengembangan KEK Lido beserta rancangan aktivitas di dalamnya berupa pengembangan atraksi wisata theme park kelas dunia, golf course, retail, luxury resort, hotel berbintang, pengembangan TOD, dan pengembangan pusat ekonomi kreatif (movieland dan music festival). 

    “Mudah-mudahan ini (KEK Lido) bisa berhasil, dan Pak Menteri bisa menasionalkan gagasan kami. Setelah ini akan ada berbagai kolaborasi insyaallah bisa dilakukan,” katanya.

    Menparekraf Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil berencana meninjau ke lokasi untuk memastikan perkembangan proyek tersebut berjalan lancar, Maret mendatang. Menurutnya, pusat dan daerah dapat berkolaborasi memanfaatkan lahan-lahan kosong milik BUMN untuk pengembangan pariwisata dan penyerapan tenaga kerja. “Lahan-lahan yang ada di BUMN bisa dikelola untuk menciptakan lapangan kerja baru sebanyak 500 ribu untuk anak-anak muda,” harapnya. 

    Pemprov Jabar telah memenuhi 18 persyaratan ke pemerintah pusat untuk menjadikan Lido di Kecamatan Cigombong, sebagai sebuah KEK. Lido ditargetkan menyerap investasi Rp 38 triliun dan 25 ribu tenaga kerja hingga 2038. KEK Pariwisata Lido dapt menghidupkan perekonomian di sekitar Bogor Raya dan sebagian wilayah Sukabumi.