Pemprov Jabar Raih Penghargaan MURI

oleh:

TEMPO.CO

Jumat, 2 April 2021 16:00 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menerima dua penghargaan dari MURI di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (1/4/2021). (Foto: Yogi P/Biro Adpim Jabar)

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menerima dua penghargaan dari MURI di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (1/4/2021). (Foto: Yogi P/Biro Adpim Jabar)

    INFO JABAR - Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menorehkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan diterima langsung Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis, 1 April 2021.
     
    Penghargaan dari MURI ini diberikan setelah Pemprov Jabar melakukan pendataan keluarga serentak pimpinan wilayah se-Jabar. Selain itu, BKKBN Jabar dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar pun turut mendapat penghargaan MURI atas pelayanan KB implan sebanyak 50 ribu akseptor se-Jabar dalam sehari. 
     
    “Hari ini kita catat peristiwa istimewa di tanggal 1 April. Pertama penghargaan rekor MURI untuk pendataan keluarga serentak di pimpinan wilayah se-Jabar. Kedua pelayanan 50 ribu implan dalam sehari di seluruh wilayah Jabar,” ujar Ridwan Kamil berdasarkan rilis resmi tim Humas Jabar. 
     
    Ridwan menilai, penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras yang dilakukan oleh semua pihak. Di mana memiliki kemauan keras untuk  teguh dan berkomitmen dalam berkinerja, sehingga mampu menyukseskan pendataan keluarga serentak sampai Mei 2021.
     
    “Apalagi terkait penghargaan untuk pendataan keluarga serentak di pimpinan-pimpinan wilayah dimulai dari gubernur, bupati, wali kota, 600 camat, 5.312 kepala desa, dan ratusan kelurahan,” tuturnya. 
     
    Menurut Ridwan, untuk merealisasikan 50 ribu implan serentak di seluruh Jabar, bukan hal yang mustahil dilakukan jika dikerjakan bersama-sama. 
     
    “Kita bisa mengukir peristiwa bersejarah, di mana kita kompak, kita kerja keras dan kita berkomitmen, ternyata bisa menghasilkan kinerja yang luar biasa yaitu 50 ribu KB implan serentak dilaksanakan di seluruh Jabar dan menandakan tidak ada yang tidak mungkin,” ucapnya.
     
    Dia berpesan agar kekompakan ini terus dibina supaya kualitas manusia dan keluarga tetap terjaga lahir dan batin. Karena kualitas keluarga yang baik itu datang dari kualitas perencanaan yang baik. 
     
    "Kita mendapati kasus-kasus, biasanya, kalau di telusuri, pasti datang dari perencanaannya yang tidak matang tidak maksimal,” katanya.
     
    Dia berharap, dengan program ini yang terus berjalan di Jabar bisa melahirkan masyarakat yang juara lahir batin melalui inovasi dan kolaborasi. 
     
    Ridwan menuturkan, pada 2045 Indonesia akan menjadi negara hebat di urutan ketiga atau keempat. Hal itu dapat terwujud dengan tiga syarat khusus yakni, pertumbuhan ekonomi terjaga, pesta demokrasi berjalan kondusif, dan SDM yang berkualitas. 
     
    “Dengan program BKKBN ini kita berharap semua anak-anak muda generasi baru itu hidup di Indonesia dengan kompetitif dan produktif dimulai dari proses perencanaan keluarga yang maksimal,” ucapnya. (*)