Kado di Hardiknas 2021, Jabar Luncurkan Tiga Inovasi Pendidikan

oleh:

TEMPO.CO

Senin, 3 Mei 2021 19:22 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri Peringatan Hardiknas 2021 secara virtual dari Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (2/5/2021). (Foto: Aji/Biro Adpim Jabar)

    Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri Peringatan Hardiknas 2021 secara virtual dari Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (2/5/2021). (Foto: Aji/Biro Adpim Jabar)

    INFOJABAR- Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) memberikan kado spesial untuk dunia pendidikan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021. Ada  tiga program inovasi yang diluncurkan, yakni Aplikasi Sistem Informasi Lapor Penahanan Ijazah (Silapiz), Pekan Pengambilan Ijazah, dan Jabar Eksis (Ekspose Karya Siswa).

    Wakil Gubernur (Wagub) Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan inovasi tersebut merupakan upaya Jabar dalam mendukung Merdeka Belajar. Hal itu dia sampaikan, saat meluncurkan ketiga inovasi tersebut via konferensi video dari Kabupaten Tasikmalaya, Minggu 2 Mei 2021) . "Semoga inovasi ini bermanfaat bagi seluruh masyarakat Jabar," ujar Uu berdasarkan rilis resmi tim Humas Jabar. 

    Uu menilai, Hardiknas 2021 harus dimaknai semua pihak untuk bersama-sama dan bahu-membahu mencetak generasi berdaya saing tinggi dan berkarakter baik. Itu dapat terwujud apabila semua pihak berkomitmen dan berkolaborasi menghadirkan pendidikan yang berkualitas. 

    "Yang harus kita persiapkan tidak hanya dengan intelektualitas, tidak cukup hanya melahirkan cendekiawan-cendekiawan. Disamping memiliki keilmuan yang bersifat duniawi, kita harus persiapkan pendidikan yang bersifat ukhrawi," katanya. 

    Pendidikan bersifat ukhrawi perlu dipersiapkan karena peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tidak hanya mengenai teknologi dan pendidikan. Moral, keagamaan, dan budi pekerti juga perlu ditingkatkan. Tujuannya untuk melahirkan generasi yang juara lahir dan batin. 

    "Sesuai dengan visi kita, Jabar Juara Lahir dan Batin. Tidak hanya lahir yang akan dikejar dan diperjuangkan, tetapi batin pun harus diperjuangkan supaya ada keseimbangan," katanya. 

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar Dedi Supandi mengatakan, tiga inovasi yang diluncurkan, menjadi salah satu bentuk komitmen Pemda Provinsi Jabar mendukung Program Merdeka belajar Kemdikbud.  Pihaknya berkomitmen mewujudkan merdeka belajar yang bermuara pada kabagjaan siswa dan menjadi manusia Jabar yang juara lahir dan batin.

    Dedi menjelaskan, aplikasi Silapiz akan memudahkan peserta didik melaporkan penahanan ijazah yang dilakukan oleh satuan pendidikan. Padahal ijazah adalah salah satu hak anak yang harus dipenuhi. Saat ini, sudah ada sekitar 93 persen ijazah yang terdistribusi. 

    Sedangkan Pekan Pengambilan Ijazah untuk memastikan siswa mengambil ijazah tepat waktu. Banyak siswa yang sudah lulus, tetapi tidak segera mengambil ijazah dengan berbagai alasan. Salah satunya sudah bekerja di luar negeri. "Melalui program ini, dari tanggal 3 Mei sampai satu bulan ke depan, ijazah lulusan tahun 2021 akan diterima oleh peserta didik secara keseluruhan," ucap Dedi. 

    Jabar Eksis 2021 merupakan gerakan untuk mendorong peserta didik di Jabar percaya diri menampilkan karya-karya mereka. "Sehingga, karya itu diharapkan mampu bermanfaat, baik bagi dirinya, sekolah bahkan masyarakat untuk membangun desa," katanya.

    Tiga karya peserta didik ditampilkan dalam Peringatan Hardiknas 2021 Tingkat Provinsi, yakni Fashion Show dan Make up Artist dengan tema "Art of Shiburi" karya siswa SMKN 9 Bandung, Topi Ramah Lingkungan (LOOKAT) karya siswa SMAN 11 Bandung, serta Aplikasi Team Talk dan BBI Radio Streaming untuk Pembelajaran Jarak Jauh dari SLBN A Pajajaran. (*)