HUT Jabar ke-76 Tahun Dimaknai dengan Semangat Perjuangan

oleh:

TEMPO.CO

Kamis, 19 Agustus 2021 15:35 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat memimpin ucapara peringatan HUT Jabar ke-76 di Halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (19/8/2021). (Foto: Rizal/Biro Adpim Jabar)

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat memimpin ucapara peringatan HUT Jabar ke-76 di Halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (19/8/2021). (Foto: Rizal/Biro Adpim Jabar)

    INFOJABAR-Provinsi Jawa Barat melangsungkan hari jadinya yang ke-76 tahun pada Kamis 19 Agustus 2021. Di momen Hari Ulang Tahun (HUT) kali ini dimaknai untuk memperkuat komitmen semua pihak, instropeksi diri, dan evaluasi capaian-capaian pembangunan. 

    Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memimpin ucapara peringatan HUT Jabar ke-76 di Halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis 19 Agustus 2021. Upacara tersebut berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. 

    Menurut Kang Emil, Hari Jadi Provinsi Jawa Barat ini terasa sangat bermakna karena hanya berselang dua hari dari peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang menghadirkan kehikmatan kemerdekaan di seluruh pelosok tanah air. Dia juga menyampaikan, seharusnya peringatan HUT Jabar ke-76 dimaknai dengan semangat perjuangan mengingat saat ini masih terus berjuang melawan pandemi Covid-19. 

    "Sebagai bangsa pejuang, suasana keprihatinan tersebut tentunya harus kita maknai dengan semangat perjuangan. Dan dalam pelaksanaan hari jadi ini kita tetap mengedepankan aspek-aspek subtansial untuk instropeksi diri, evaluasi diri mengkaji ulang capaian-capaian pembangunan," ujar Ridwan Kamil berdasarkan rilis resmi tim Humas Jabar.

    Pada momen HUT Jabar ke-76 tahun ini juga, Ridwan Kamil berharap, dapat memperkuat komitmen seluruh elemen pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap berinovasi membangun Jabar.  Termasuk dalam menangani pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi. 

    "Melalui hari jadi ini semoga semakin memperkuat komitmen segenap elemen pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap semangat berinovasi, semangat berkolaborasi menjalankan roda pembangunan bersama-sama dalam menanggulangi Covid-19 sekaligus semangat berkolaborasi dan berinovasi dalam pemulihan ekonomi daerah," katanya.

    Ridwan melanjutkan, di usia 76 Tahun, indikator pembangunan Jabar relatif terus membaik. Salah satunya terukur dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jabar yang saat ini mencapai 72,09 poin. Angka itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebesar 72,03 poin. 

    Selain itu, rasio investasi kapital modal terhadap output Jabar juga setara dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) seperti Malaysia hingga Thailand. Indeks ketimpangan atau Gini Rasio hanya 0,39 poin. "Nilai investasi Jabar menempati skor 4 persen pada 2020. Menunjukkan skala indeks kita setara dengan negara-negara ASEAN," katanya.

    Ridwan menambahkan, inflasi di Jabar pada triwulan I-2021 terkendali. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar, laju inflasi Jabar pada triwulan I-2021 adalah 1,43 (year on year/yoy) persen lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 3,94 persen. (*)