Dinas Perkebunan Jabar Raih Top Inovasi Pelayanan Publik

Jumat, 30 Juli 2021 13:14 WIB

Pengumuman Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik via live streaming YT Kementerian PANRB, Kamis (29/7/2021).

INFOJABAR-Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendulang penghargaan pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tahun 2021. Itu setelah salah satu inovasi bernama Aksi Tali Intan berhasil memenangkan penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji klaster pemerintah provinsi.

Aksi Tali Intan akronim dari  Aksi Petani Peduli Perlindungan Tanaman, sebuah inovasi  yang digagas Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat.  Aksi Tali Intan berhasil menyisihkan 1.610 inovasi pelayanan publik dari daerah lain. Kemudian berhasil lolos tahapan presentasi, wawancara, verifikasi, dan observasi lapangan yang dilakukan secara virtual karena pandemi Covid-19. 

Manfaat yang diberikan Aksi Tali Intan sangat multidimensi  mulai dari menjaga lingkungan secara berkelanjutan (sustainable),  merespons pasar, serta meningkatkan kesejahteraan petani. Tim Evaluasi KIPP dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) menilai, Aksi Tali Intan memiliki empat pembaruan yang diusung yakni, aksi sederhana, perubahan pola pikir, perubahan budaya kerja, dan pemberian insentif. 

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mengapresiasi capaian Dinas Perkebunan. Prestasi ini menjadi penghibur dan penambah semangat dalam perang melawan Covis-19. “Selamat untuk Aksi Tali Intan yang sudah terpilih menjadi Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji pada KIPP 2021,” katanya berdasarkan rilis resmi tim Humas Jabar. 

Setiawan berpesan agar Aksi Tali Intan harus dikembangkan lebih jauh sehingga kebermanfaatannya semakin terasa dan luas." Tetap dijaga kesinambungannya dan dapat direplikasi di daerah lain baik di Jabar maupun luar Jabar,” katanya. 

Sementara itu, Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo mengatakan, KIPP merupakan upaya pemerintah membudayakan terobosan dalam pelayanan publik, sehingga birokrasi tidak terjebak rutinitas dan senantiasa menemukan cara baru dalam pelayanan cepat dan terbaik. “Proses perizinan yang cepat dan transparan harus semakin efektif dan prima kepada seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya saat mengumumkan pemenang secara daring, Kamis 29 Juli 2021.

Ketua Tim Evaluasi KIPP 2021 Ida Bagus Wyasa Putra mengatakan, para pemenang tidak hanya memiliki inovasi pelayanan publik yang baik namun juga memiliki kebaruan dan dampak yang luar biasa. “Mereka yang lolos ke predikat top ini adalah peserta yang inovasinya luar biasa, mereka tidak hanya menunjukkan kebaruan dari kinerja cara merespons kebutuhan, tetapi dampak (inovasinya) yang real dan luar biasa,” katanya. 

KIPP 2021 diikuti kementerian, lembaga, pemerintah daerah provinsi dan kab/kota, BUMN dan BUMD untuk menjaring inovasi pelayanan publik terbaik secara nasional. Tema tahun ini “Percepatan Inovasi Pelayanan Publik untuk Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan melalui Transfer Pengetahuan di Tatanan Normal Baru.”(*)