Ridwan Kamil: Penularan Covid-19 di Jabar Terbagi dalam Empat Klaster

oleh:

TEMPO.CO

Rabu, 25 Maret 2020 12:30 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • INFOJABAR — Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, melaporkan penularan Covid-19 yang sudah terdeteksi di Jabar sampai saat ini dikelompokkan dalam empat klaster penyebaran.

    Klaster pertama adalah Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jabar di Kabupaten Karawang. Klaster kedua dan ketiga yakni dua seminar di Bogor. Keempat, seminar keagamaan di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

    Ridwan Kamil pun mengimbau masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk melapor ke Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten/kota setempat dan melakukan tes Covid-19. 

    “Ini semua (tujuh kasus positif Covid-19 di Karawang) adalah hasil tes mandiri. Jadi, kami betul-betul mengambil keputusan yang benar, yaitu melakukan tes mandiri yang hasilnya bisa dicek oleh laboratorium kami sendiri,” kata Ridwan Kamil dalam konferensi pers terkait perkembangan terkini Covid-19 di Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa, 24 Maret 2020. 

    Menurut dia, hasilnya ada pola persebaran. Satu pola adalah lebih dari tujuh orang itu terpapar positif corona. Mereka adalah orang-orang yang datang ke acara Musda Hipmi di Karawang, 9 Maret 2020 lalu.

    "Sehingga saya mengimbau semua yang hadir di acara Musda Hipmi agar segera lapor kepada Dinkes (Dinas Kesehatan) di kota/kabupaten masing-masing. Segera, hari ini atau besok pagi untuk dilakukan tes, yang alhamdulillah persiapan rapid test sudah siap dilaksanakan mulai besok,” ujarnya.

    Selain itu, pihaknya sudah memegang data warga yang hadir dalam dua seminar di Bogor, dan seminar keagamaan di Lembang. Menurut dia, ada sekitar 2.000 peserta dalam seminar keagamaan di Lembang.

    “Kami imbau kepada para peserta seminar GBI di Lembang agar segera melaporkan juga kepada Dinkes setempat untuk segera melakukan rapid test, di rapid test yang sudah siap,” ucap Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

    Dikatakan Emil, dua acara di Bogor, satu di Lembang, dan satu di Karawang ini adalah temuan dari hasil tes mandiri yang pemprov lakukan sejak delapan hari lalu. 

    "Saya sendiri ikut acara yang Musda Hipmi itu, saya sudah tes bersama istri dan hasilnya negatif. Tapi, saya akan melakukan tes kedua untuk memastikan keamanan dari kami sendiri,” ujarnya.

    Dalam konferensi pers tersebut, Emil juga melaporkan ada tiga kepala daerah di Jabar yang positif Covid-19. Dia mengatakan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dinyatakan positif Covid-19 usai menghadiri Musda Hipmi Jabar yang digelar di Karawang.

    “Ada satu lagi kepala daerah di Provinsi Jawa Barat yang positif, yaitu Bupati Karawang, Ibu Cellica. Ibu Cellica tadi memberikan informasi yang juga saya sudah tahu terkait hasilnya, dan saya sudah minta izin untuk melaporkan,” ucap Emil.

    Dengan demikian, di Jawa Barat sudah ada tiga kepala daerah yang positif Covid-19). Mereka adalah Wali Kota Bogor, Wakil Wali Kota Bandung, dan Bupati Karawang. 

    Dia pun mengimbau warga Jabar untuk tidak melakukan bepergian atau pulang kampung. Khususnya, warga Jabar yang bekerja di Jakarta atau jauh dari kampung halaman.

    “Saya imbau semua warga untuk tidak mudik. Karena sumber pandemi di Indonesia itu mayoritas ada di Jakarta. Kalau anda-anda pulang sebelum rapid test ini dilaksanakan, anda punya potensi sebagai ODP,” katanya. (*)