Ridwan Kamil Dorong Percepatan Perpres Rebana Metropolitan

oleh:

TEMPO.CO

Rabu, 17 Februari 2021 10:39 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pengembangan Wilayah di Provinsi Jabar bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (16/2/2021). (Foto: Pipin/Humas Jabar)

    Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pengembangan Wilayah di Provinsi Jabar bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (16/2/2021). (Foto: Pipin/Humas Jabar)

    INFOJABAR-Kehadiran Kawasan Cirebon-Patimban-Kertajati atau Kawasan Rebana Metropolitan dinilai akan menurunkan pengangguran di Jawa Barat dari delapan persen ke dua persen. Sebab, diproyeksikan akan hadir empat juta lapangan pekerjaan di sana.  

    Karena itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil  mendorong Pemerintah Pusat untuk menyusun Peraturan Presiden (Perpres) tetang Percepatan Pembangunan di kawasan Rebana Metropolitan  tersebut.

    Hal ini mencuat dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pengembangan Wilayah di Provinsi Jabar bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa, 16 Februari 2021. 

    "Kalau ini didukung oleh Perpres kami bisa menurunkan pengangguran dari delapan persen ke dua persen. Kalau tanpa ada dukungan secara terkoordinasi, pengangguran Jabar hanya turun enam persen. Ini karena akan hadir empat juta lapangan pekerjaan," ujar Ridwan Kamil berdasarkan rilis resmi tim Humas Jabar.

    Ridwan Kamil menilai, kehadiran Perpres tersebut nantinya dapat melengkapi dan mendukung percepatan pembangunan ekonomi di Pulau Jawa, khususnya Provinsi Jabar. Terlebih peluang investasi di Jabar bagian utara akan kian terbuka lebar berkat Kawasan Rebana Metropolitan.  

    Rebana Metropolitan ini merupakan wilayah utara/timur laut Provinsi Jabar yang meliputi tujuh daerah, yakni Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, dan Kuningan, serta Kota Cirebon.  Penduduk di kawasan Rebana Metropolitan berjumlah 9,28 juta atau sekitar 18,82 persen dari total 49,3 juta jiwa penduduk Jabar per 2019. 

    Sebagai jantung pertumbuhan kawasan ini, ada Pelabuhan Patimban di Subang dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka yang berfungsi sebagai pusat konektivitas dan logistik. 

    Rebana Metropolitan diproyeksikan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi Jabar di masa depan melalui pengembangan kawasan industri yang terintegrasi, inovatif, kolaboratif, berdaya saing tinggi, serta berkelanjutan. 

    Ridwan Kamil mengatakan, bersama tujuh bupati/wali kota telah sepakat membangun Rebana Metropolitan."Sehingga kita berharap sebuah dukungan besar. Untuk percepatan pembangungan di Rebana kami mohon diberi Perpres supaya akan jadi dasar turunan ke bawahnya," katanya. 

    Lewat Rebana Metropolitan, pada 2030 Pemerintah Provinsi Jabar berupaya meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi hingga 10 persen, pertumbuhan nilai investasi hingga 17 persen, dan menciptakan 4,3 juta lapangan pekerjaan baru.