Satgas Covid-19 Jabar Setuju Perpanjangan PPKM Darurat

oleh:

TEMPO.CO

Rabu, 21 Juli 2021 18:23 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Daud Achmad saat menjadi pembicara dalam JAPRI (Jabar Punya Informasi) pada 11 Juni 2021 di Gedung Sate, Kota Bandung. (Foto: Dinkes Jabar)

    Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Daud Achmad saat menjadi pembicara dalam JAPRI (Jabar Punya Informasi) pada 11 Juni 2021 di Gedung Sate, Kota Bandung. (Foto: Dinkes Jabar)

    INFO JABAR- Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jawa Barat (Jabar) Daud Achmad menilai keputusan Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sudah tepat. Pasalnya, kasus Covid-19 saat ini masih cukup tinggi.

    “Untuk pengendalian Covid-19, perpanjangan ini merupakan pilihan yang tepat,” ucap Daud Ahmad seperti dikutip dari tim Humas Jabar, Rabu, 21 Juli 2021.

    Sebagaimana dilaporkan, PPKM Darurat yang berlangsung sejak 3-20 Juli, diperpanjang hingga 25 Juli 2021 mendatang. Menurut Daud, selama pelaksanaan PPKM Darurat terjadi penurunan Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Barat. “Tren kasus COVID-19 dalam 3 hari terakhir mulai menurun,” katanya.

    Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar per Minggu, 18 Juli, BOR rumah sakit rujukan Covid-19 sebesar 79,54 persen. Sedangkan BOR rumah sakit sebelum PPKM Darurat atau pada Jumat, 2 Juli mencapai 90,91 persen.  

    Dengan penurunan tersebut, Daud berharap perpanjangan PPKM Darurat bisa lebih menurunkan jumlah kasus Covid-19 di Jabar. Walau demikian, ia meminta agar masyarakat lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M, supaya kasus Covid-19 dan BOR bisa terus turun hingga 30 persen seperti sebelum libur Lebaran.

     “Perpanjangan PPKM Darurat harus dibarengi dengan disiplin 5M kita, semua warga masyarakat lebih ditingkatkan lagi,” ujarnya.(*)